MENCARI-MU

Semenjak kutahu ada Tuhan,
Kucari diri-Mu berpuluh tahun perjalanan hidupku
kusebut asma-Mu, kulafadzkan desah-Mu dalam doa-doa panjang yang khusuk
namun lidahku semakin kelu, hatiku semakin kaku

Kutuntaskan kitab-Mu berulangkali, namun tak kutangkap jua makna-Mu
kukunjungi beribu tempat suci, namun tak pernah kurasakan keagungan-Mu

Rasanya cukup sudah pencarianku,
aku sudah lelah

Hari ini,
saat aku memutuskan meninggalkan-Mu,
seorang bicah pengemis di kereta Bogor-Gambir, menyapaku dalam harap,

Kuberika seratus rupiah kumal dari sakuku,
‘Alhamdulillah!’ katanya tulus dengan tatap penuh kasih
Mulutku serasa dibimbing untuk berucap,
‘Alhamdulillah, segala puji bagi Allah…’

 

KOMENTAR

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *