KERUGIAN NEGARA PADA KASUS PELINDO II MENCAPAI RP 14,68 T

 

17 Desember 2015 Pansus Angket DPR RI tentang Pelindo II menyampaikan rekomendasi pertama di sidang Paripurna DPR RI dan disetujui oleh Paripurna.

Menindaklanjuti rekomendasi Pansus, tanggal 16 Februari 2016
Ketua DPR RI secara resmi meminta dilakukannya audit investigatif oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI terhadap Pelindo II melalui Surat Ketua DPR RI Nomor PW/02699/DPR RI/II/2016.

BPK RI telah menyampaikan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) sesuai permintaan Pansus Angket DPR RI tentang Pelindo II:

1. Tanggal 13 Juni 2017 LHP Perpanjangan Kerjasama Pengoperasian dan Pengelolaan JICT. Indikasi kerugian negara Rp. 4,08 T

2. Tanggal 31 Juni 2018 LHP Perpanjangan Kerjasama Pengoperasian dan Pengelolaan – KSO, TPK Koja Rp 1,86 T

3. Tanggal 31 Januari 2018 LHP Pembiayaan Pembangunan Terminal Kalibaru Tahap I (Global Bond) Rp 741,76 M

4. Tanggal 26 September 2018 LHP Pembangunan Terminal Petikemas Kalibaru Utara Tahap I. Indikasi kerugian negara Rp. 1 T dan potensi kerugian negara Rp. 407, 526 M

BPK menyatakan pula bahwa pembangunan Terminal Kali Baru GAGAL KONSTRUKSI. Artinya, negara mengalami kerugian senilai kurang lebih Rp. 7 T atas dana yang telah dikeluarkan untuk pembangunan Terminal Kali Baru. Sehingga kerugian negara pada proyek ini sesungguhnya senilai Rp. 8 T, plus potensi kerugian negara senilai Rp 400 M.

Dengan demikian hasil audit investigatif BPK RI mengungkap kerugian negara di Pelindo II mencapai Rp. 14, 68 T.

Selain itu akibat Global Bond yang tanpa perhitungan yang matang, saat ini Pelindo II menanggung beban membayar bunga utang Rp. 100 M, dengan selisih kurs sekarang diprediksi Rp. 150 M/bulan.

Mohon pengawalan dari seluruh rakyat Indonesia agar ada tindak lanjut dan keadilan atas rekomendasi Pansus Panitia Angket DPR-RI tentang Pelindo II dan laporan investigasi BPK RI.

Disampaikan pada Paripurna DPR RI Jakarta, 2 Oktober 2018

oleh:
Rieke Diah Pitaloka
Ketua Pansus Panitia Angket DPR-RI tentang Pelindo II

KOMENTAR

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *